Accounting For Biodiversity

  • Halmi Halmi Politeknik Informatika Nasional

Abstract

Mengingat karakteristik usaha pertambangan dan potensi dampak yang dapat ditimbulkan terhadap lingkungan serta ancaman bagi kelangsungan biodiversity,  maka kegiatan usaha pertambangan  memerlukan upaya pengelolaan lingkungan sedini mungkin. Hal semacam ini  mengilhami sebuah pemikiran untuk mengembangkan ilmu akuntansi yang bertujuan untuk mengontrol tanggung jawab perusahaan. Adanya tuntuan ini, maka akuntansi bukan hanya merangkum informasi data keuangan antara pihak perusahaan dengan pihak ketiga namun juga mengatasi hubungan dengan lingkungan. Penelitian ini  bertujuan untuk memahami dan mengungkapkan alur kontruksi dari penerapan accounting for biodiversity  pada perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interpretif etnometodologi. Untuk langkah pengumpulan data maka peneliti melakukan observasi dan wawancara mendalam dengan informan pada               PT Vale Indonesia Tbk. Hasil penelitian accounting for biodiversity menggunakan indikator dengan alat ukur hektar, meter, ton, populasi, dan jasa. Sementara itu, biaya-biaya lingkungan dalam pengelolaan accounting for biodiversity meliputi nursery, mine rehabilitation (land preparation, enrichment, pinnacles rehabilitationchromium treatment,.

Published
2019-04-26
How to Cite
HALMI, Halmi. Accounting For Biodiversity. Jurnal Aplikasi Manajemen, Ekonomi dan Bisnis, [S.l.], v. 3, n. 2, p. 63-77, apr. 2019. ISSN 2550-0783. Available at: <http://jameb.stimlasharanjaya.ac.id/JAMEB/article/view/81>. Date accessed: 19 oct. 2019.